Thursday, June 13, 2013

Mengagumi CiptaanNya

Kita tidak bisa menyelami bagaimana kebesaran Dzat Allah Azza wa Jalla, keberadaanNya tidak dapat dipikirkan oleh akal kita yang lemah dan kerdil ini. Untuk mengenali kebesaran DzatNya kita dapat melihat ciptaanNya. Melihatnya, mendengarnya, merenungkannya, semoga kita termasuk ke dalam kaum yang berpikir(1).

Mengagumi segala ciptaan Allah Ta'ala akan mempertebal keimanan, sejenak kita akan menyadari bahwa kita sangat kecil, tak berarti apa-apa, bahwa ada Yang Maha Besar yang Menciptakan dan Mengatur segalanya dengan sangat sempurna. Rutinitas sehari-hari kadang melupakan kesadaran seperti ini. Untuk mereka para mukmin sejati, yang sebenar-benarnya berada dalam keimanan, seperti para Sahabat Radiallahu anhum pasti berbeda, setiap langkah mereka adalah syukur dan sabar. Sedangkan kita di akhir zaman ini, selalu lebih condong ke arah kelalaian, kemaksiatan dan kufur terhadap segala nikmat sehingga Kebesaran Allah Ta'ala di depan mata pun hanya kita anggap hal yang biasa. Astaghfirullah ...


Salah satu cara untuk mengembalikan keimanan dan ketaatan -selain memperbanyak ibadah dan amal sholeh- adalah mengagumi ciptaanNya. Pengalaman untuk mengagumi ciptaanNya ini yang kemudian akan memunculkan kesadaran, rasa syukur yang teramat dalam dan dzikir yang tak habis-habis.

Apakah yang kita rasakan dan kita ucapkan dalam hati saat benar-benar berada di tempat seperti foto-foto dibawah ini?

Moraine Lake_Banff National Park_Canada
Arabian Dessert
Arctic
Tropical Forest_Australia
Lake Königssee_Berchtesgaden National Park_Germany
Keukenhof_Netherlands
Aurora Borealis

Bagaimana rasanya bila kita berada ditempat-tempat diatas? Melihat, mendengar, mencium dan merasakan segala keindahan Allah Ta'ala tersebut dalam keheningan? Hanya ada syukur yang tak habis-habis, hanya ada dzikir yang tanpa henti. Kesadaran yang benar-benar sadar bahwa semuanya adalah ciptaan Allah yang Maha Khalik. Bahwa Allah adalah Pencipta dan kita adalah MahlukNya.

Rasulullah صلى الله عليه وسلم‎ mengabarkan kepada kita bahwa dunia itu sungguh hijau dan manis(2), penuh dengan segala kelezatan dan keindahan beraneka warna, sebagai nikmat dan ujian bagi kita semua(3). Semoga kita selalu mendapatkan setiap detik kesempatan untuk mengagumi dan memikirkan seluruh ciptaanNya dimana dan kapan pun kita berada. Tidak dibatasi oleh label perjalanan pariwisata atau yang semacamnya, semoga kita diberikan hidayah taufik sehingga kita selalu bersyukur dan berdzikir saat melihat dan mendengar apapun, hal besar maupun hal kecil.

Dan, Surga jauh-jauh lebih indah dari dunia yang hijau dan lezat ini...




 (1) QS: Al-Baqarah: 164
 (2) Sesungguhnya dunia itu adalah manis rasanya dan hijau (enak dipandang mata). Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’aala menjadikan kamu khalifah di dalamnya, maka Allah Ta’ala memandang kepada amal kamu. Bertaqwalah kamu terhadap dunia dan wanita, karena sesungguhnya fitnah yang pertama kali menimpa Bani Israil adalah dalam urusan wanita” (HR. Muslim)
 (3) QS: Al-Kahfi:7




 

No comments:

Post a Comment